​Milan 1-1 Juventus: Juara Supercoppa Italia, Titik Kebangkitan Rossoneri

AC Milan sukses mengakhiri 2016 dengan raihan satu trofi Supercoppa Italia, dengan mengalahkan jawara Serie A, Juventus, via drama adu penalti setelah di waktu normal berakhir 1-1.

Laga dilanjutkan hingga drama adu penalti dan dewi fortuna menaungi Rossoneri, di mana empat eksekutor mereka menjalankan tugas dengan baik. Sementara dua pemain Juventus, gagal mencetak gol karena sepakannya menerpa mistar gawang dan ditepis Gianluigi Donnarumma. Milan pun menang dengan skor 4-3.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Supercoppa Italia berlangsung di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Qatar, antara Juventus dan AC Milan. Turnamen ini mempertemukan juara Coppa Italia dengan Serie A, namun karena Juventus menjuarai kedua titel itu musim lalu, posisi runner-up Coppa Italia pun dipilih jadi lawan, dan tim itu adalah Milan.

Kedua tim sama-sama dalam momentum bagus di Serie A dan berada di zona Champions League alias tiga besar. Juventus besutan Massimiliano Allegri full power memainkan duet Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain, yang ditopang oleh Miralem Pjanic, dalam formasi 4-3-1-2.

Sementara Milan asuhan Vincenzo Montella memainkan 4-3-3 mengandalkan trisula Giacomo Bonaventura, Carlos Bacca, dan Suso di lini depan.

Di 10 menit pertama pun kedua tim memiliki peluangnya masing-masing, dan Juventus sedikit unggul dari segi penguasaan bola, sedangkan Milan melakukan tekanan dari serangan balik.

FBL-ITA-CUP-AC-MILAN-JUVENTUS

Juventus yang mengambil inisiatif menyerang lebih banyak di awal laga pun sukses unggul di menit 18. Berawal dari sepak pojok yang diambil Pjanic, bola disambar oleh Giorgio Chiellini dan tak dapat dihalau Gianluigi Donnarumma, 1-0 Juventus unggul.

Milan pun keluar sedikit lebih menyerang, mereka mampu menguasai bola lebih lama dan permainan berubah, Juventus bertahan dan bermain dengan serangan balik.

Skor tak berubah hingga menit 33 dan pergantian pemain pertama dilakukan Allegri, kala mengganti Alex Sandro yang cedera dengan bek veteran Prancis, Patrice Evra.

Tekanan yang dilakukan Milan pun akhirnya berbuah hasil di menit 38. Suso dengan kaki kidalnya di sisi kiri pertahanan Juventus, mengirim umpan silang berbahaya yang disambar Bonaventura dengan tandukkan kepalanya, membelokkan bola ke kanan gawang Gianluigi Buffon. 1-1 Milan menyamakan kedudukan.

Kedudukan 1-1 bertahan hingga dua menit tambahan waktu babak pertama, kedua tim tampak hidup di permainannya dan efektif dalam menyerang. 

Babak Kedua

Tak ada pergantian pemain di awal babak kedua, dan Milan mampu mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu, menebar ancaman di muka gawang Juventus.

Namun Juventus tidak kalah berbahaya, karena dua kali tercat Khedira menguji Donnarumma kala melakukan sepakan jarak jauh. Skor 1-1 masih bertahan hingga 60 menit pertandingan.

Allegri pun kembali melakukan pergantian pemain dan coba memberi warna permainan berbeda, dengan memasukkan Paulo Dybala di menit 67, menggantikan Pjanic. Kini, Juventus punya tiga penyerang di depan.

FBL-ITA-CUP-AC-MILAN-JUVENTUS

Masuknya Dybala pun langsung menjadi ancaman bagi pertahanan Milan, karena kerja samanya dengan Higuain. Namun pertahanan Milan yang digalang Gabriel Paletta dan Alessio Romagnoli masih dapat mengatasinya.

Montella melakukan pergantian pemain pertamanya, menarik keluar Manuel Locatelli pada menit 73 dan memasukkan gelandang pinjaman Chelsea, Mario Pasalic.

Pun demikian lima menit berselang, Allegri memasukkan pergantian terakhirnya, menarik keluar Stefano Sturaro yang tampak cedera dan menggantinya dengan gelandang Prancis, Mario Lemina.

Memasuki 10 menit terakhir kedua tim meningkatkan tempo bermain mereka, karena tahu satu gol akan sangat krusial untuk menentukan pemenangnya. Montella masih memiliki dua opsi tambahan untuk mengganti pemain.

Tiga menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan yang dipimpin Antonio Damato, skor masih sama kuat 1-1 dan laga berlanjut hingga babak tambahan.

Babak Tambahan

Milan unggul di babak tambahan pertama dari segi penguasaan bola dengan catatan 55 berbanding 45 persen Juventus, mereka pun lebih banyak menekan dan menebar ancaman. Tapi tak ada peluang yang dikonversi menjadi gol.

Suso, jadi pemain Milan yang paling berbahaya di sisi kiri pertahanan Juventus, karena permainannya sulit ditebak. Pemain asal Spanyol itu bisa mengirim bola berbahaya ke kotak penalti Juventus, atau justru mendribelnya sendiri dengan kaki kidalnya.

Dua pergantian pemain langsung dilakukan Montella di menit 101, mengganti Ignazio Abate dan Bacca, dengan Luca Antonelli dan Gianluca Lapadula. Posisi De Sciglio pun bergeser menjadi bek kanan.

Tak ada gol di babak tambahan pertama, laga berlanjut hingga babak tambahan kedua. sebuah gol pun sedianya diciptakan oleh Evra yang maju menyerang, namun gol itu dianulir oleh Damato, karena eks pemain Manchester United sudah offside kala menerima bola.

Berlangsung hingga akhir babak tambahan kedua, tak ada lagi gol yang tercipta di Qatar. Skor tetap 1-1 hingga laga berlanjut ke drama adu penalti.

Eksekutor penalti kedua tim:

Juventus

Claudio Marchisio O

Mario Mandzukic X

Gonzalo Higuain O

Sami Khedira O

Paulo Dybala X

Milan

Gianluca Lapadula X

Giacomo Bonaventura O

Jurac Kucka O

Suso O

Mario Pasalic O

Susunan Pemain:

AC Milan (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Mattia De Sciglio, Alessio Romagnoli, Gabriel Paletta, Ignazio Abate (Luca Antonelli 101′); Jurac Kucka, Manuel Locatelli (Mario Pasalic 73′), Andrea Bertolacci; Giacomo Bonaventura; Carlos Bacca (Gianluca Lapadula 101′), Suso

Pelatih: Vincenzo Montella

Juventus (4-3-1-2): Gianluigi Buffon; Alex Sandro (Patrice Evra 33′), Giorgio Chiellini, Daniele Rugani, Stephan Lichtsteiner; Stefano Sturaro (Mario Lemina 78′), Claudio Marchisio, Sami Khedira; Miralem Pjanic; Mario Mandzukic, Gonzalo Higuain

Pelatih: Massimiliano Allegri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *