​Bournemouth 4-3 Liverpool: Dramatis! The Cherries Bangkit dari Ketertinggalan atas The Reds

The Cherries, Bournemouth menciptakan sejarah dalam sepak bola Inggris atau Premier League, kala bangkit dari ketertinggalan dan memenangi laga pekan 14 Premier League kontra Liverpool pada Minggu (4/12). 

Sempat tertinggal 1-3, pasukan Eddie Howe pantang menyerah hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan dan menang dengan skor 4-3.


Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Kedua tim bermain di Vitality Stadium dengan kondisi yang berbeda. Bournemouth hanya menang sekali dari lima laga terakhirnya, sementara Liverpool dalam momentum bagus, terutamanya setelah memastikan kelolosan ke semifinal League Cup.

Tuan rumah besutan Eddie Howe menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti Callum Wilson, Joshua King, Junior Stanislas, dan Jack Wilshere, dalam formasi 4-2-3-1.

Sementara Liverpool asuhan Jurgen Klopp menurunkan 4-3-3, mengandalkan Divock Origi, Sadio Mane, dan Roberto Firmino di depan.

Sejak laga dimulai, Liverpool langsung mengambil alih serangan dan mendominasi penguasaan bola, Bournemouth hanya menaikkan intensitas saat melakukan tekanan, coba merebut bola dari penguasaan pemain Liverpool dan melancarkan serangan balik cepat.

Permainan itu berjalan selama 15 menit pertama, Liverpool bermain sabar membangun serangan dan mengurung pertahanan Bournemouth. Barisan bertahan Bournemouth bermain solid, hingga sang kiper, Artur Boruc, belum melakukan penyelamatan gemilang.

Pertahanan solid itu akhirnya runtuh di menit 20. Dari bola lambung jauh yang diberikan Emre Can, bola disambut Mane yang berlari melewati Nathan Ake dan membelokkan bola melewati Boruc, 1-0 Liverpool unggul.

FBL-ENG-PR-BOURNEMOUTH-LIVERPOOL

Tim tamu pun memanfaatkan keunggulan itu untuk kembali mencetak gol cepat di menit 22. Merebut bola dari penguasaan Harry Arter, bola langsung diberikan cepat oleh Georginio Wijnaldum kepada Origi.

Bomber muda Belgia melewati lini belakang Bournemouth, dan Boruc melakukan keputusan ceroboh meninggalkan sarangnya, hingga Origi tanpa ampun menceploskan bola ke gawang yang kosong. 2-0 Liverpool kembali mencetak gol.

Bournemouth meningkatkan intensitas serangan mereka, dan kini Liverpool ganti melapis pertahanan, dan menyerang dari serangan balik cepat mengandalkan kecepatan Origi serta Mane.

Dimotori Wilshere, Bournemouth masih menemui kesulitan membongkar pertahanan Liverpool yang kompak menjaga sang kiper, Loris Karius. Skor belum berubah hingga menit 35.

Dua menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan di babak pertama, dan tidak ada lagi gol yang tercipta di Vitality Stadium. Bournemouth tertinggal 0-2 dari Liverpool.

Babak Kedua

Howe langsung menarik pemainnya di awal babak kedua, mengganti King dengan eks pemain Liverpool, Jordon Ibe. Namun Bournemouth masih kesulitan membangun serangan dengan baik, dan lebih banyak memainkan bola lambung, karena pemain Liverpool melakukan tekanan tinggi saat pemain Bournemouth menguasai bola.

Tak pelak Howe kembali mengganti pemainnya di menit 55, menarik keluar Stanislas dan menggantinya dengan pemain asal Skotlandia, Ryan Fraser.

Eks pemain Aberdeen itu langsung memberikan dampak kepada permainan Bournemouth, hingga James Milner menjatuhkannya di kotak terlarang, semenit berselang setelah Fraser masuk ke lapangan.

Wilson mengambil alih tendangan penalti itu, dan sukses mengeksekusinya menjadi gol ke gawang Karius. 1-2 Bournemouth coba mengejar ketertinggalan.

Liverpool pun langsung merespon gol itu di menit 64. Berawal dari aksi individu Mane, ia menyodorkan bola kepada Can, yang langsung menendangnya dari luar kotak penalti, dan masuk ke kiri gawang Boruc. Liverpool kembali menjauh dengan skor 3-1.

Klopp melakukan pergantian pertamanya, dengan menarik keluar Mane dan menggantinya dengan eks pemain Southampton, Adam Lallana di menit 68.

Howe melakukan perjudian terakhir dengan memasukkan penyerang, Benik Afobe, untuk menggantikan gelandang tengah, Dan Gosling di menit 75.

Lagi, masuknya Afobe memberi dampak kepada permainan Bournemouth, karena ia terlibat dalam serangan balik cepat tim di menit 76, kala operan Origi diserobot Wilshere.

AFC Bournemouth v Liverpool - Premier League

Pemain pinjaman Arsenal itu memberikannya kepada Afobe, lalu menyodorkannya kepada Fraser, yang kemudian memberikan bola kepada Ibe. Pemain Inggris itu mengembalikan bola ke kotak penalti, dan Fraser menyambutnya dengan gol kedua Bournemouth. 2-3 Bournemouth mengejar, game on! 

Momentum Bournemouth itu pun dimanfaatkan dengan baik, dan publik Vitality Stadium bergemuruh kencang di menit 78, kala Bournemouth menyamakan kedudukan. Fraser kembali menjadi momok pertahanan Liverpool, kala memberikan umpan silang yang disambut Steve Cook. Ia mengontrol bola terlebih dahulu, sebelum menceploskannya di pojok kanan gawang Karius. 3-3 Bournemouth menyamakan kedudukan.

Liverpool bak tersengat dengan kecepatan dan gairah bermain Bournemouth yang saat ini ada di atas angin. Waktu memasuki 10 menit terakhir babak kedua.Lima menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan di penghujung laga, dan drama tercipta di menit 90+3. 

Berawal dari sepakan keras Cook yang tepat sasaran, bola ditepis oleh Karius, namun bola rebound disambar oleh Ake, hingga akhirnya Bournemouth berbalik unggul 4-3. Skor itu mampu dipertahankan The Cherries hingga akhir laga, Bournemouth menang 4-3 melalui comeback yang dramatis, pertama kali dalam sejarah mereka mengalahkan Liverpool.



Susunan Pemain:

Bournemouth (4-2-3-1): Artur Boruc; Adam Smith, Nathan Ake, Steve Cook, Simon Francis; Dan Gosling (Benik Afobe 75′), Harry Arter, Junior Stanislas (Ryan Fraser 55′), Jack Wilshere, Joshua King (Jordon Ibe 46′); Callum Wilson

Pelatih: Eddie Howe

Liverpool (4-3-3): Loris Karius; James Milner, Lucas Leiva, Dejan Lovren, Nathaniel Clyne; Georginio Wijnaldum, Jordan Henderson, Emre Can; Roberto Firmino, Divock Origi, Sadio Mane (Adam Lallana 68′)

Pelatih: Jurgen Klopp

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *