​Best XI Pemain Muda Terbaik di AFF Suzuki Cup 2016

Perhelatan yang menjadi pesta sepak bola Asia Tenggara telah berakhir, hanya menyisakan cerita atau kisah-kisah unik dari AFF Suzuki Cup 2016. Bahkan, bagi kebanyakan pemain muda, ajang itu dijadikan momen untuk unjuk gigi.

Laiknya etalase perdagangan, AFF Suzuki Cup 2016 menjadi momen, terutamanya bagi pemain-pemain muda untuk bersinar, karena disinyalir banyak pemantau bakat yang berada di turnamen itu.

Mereka yang masih muda dan memiliki masa depan cerah, berpotensi hengkang ke klub yang lebih besar, atau bahkan merantau ke luar negeri. Berita Taruhan pun coba merangkum 11 pemain muda terbaik di AFF Suzuki Cup 2016 dalam formasi 4-3-3, siapa saja mereka?

1.Kiper: Kyaw Zin Phyo

FBL-ASIA-SUZUKI-MYA-MAS

Baru berusia 22 tahun, kiper yang bermain di Magway FC sudah mengembang tanggung jawab sebagai kiper nomor satu Timnas Myanmar. Ia juga merupakan bagian Timnas Myanmar U-23 yang meraih medali perak di SEA Games 2015.

Kala itu penampilannya juga gemilang, karena menepis banyak tembakkan saat melawan Vietnam dan Thailand. Zin Phyo berpotensi jadi kiper nomor satu Myanmar untuk masa panjang.

2. Bek Kiri: Vu Van Thanh

Vietnam v Japan - AFC U23 Championship Qualifier

Namanya sudah masuk 11 pemain terbaik versi Fox Sports. Van Thanh baru berusia 20 tahun, namun tampil baik di sisi kiri pertahanan.Pemain yang bermain di Hoang Anh Gia Lai FC itu taktis dalam bertahan, dan tahu kapan momen untuk menyerang. Kecepatan, menjadi senjata andalannya.

3. Bek Tengah: Hansamu Yama Pranata

Barcelona B v Indonesia U19: Friendly

Dikritik sebagai biang gagalnya Irfan Bachdim ke AFF Suzuki Cup 2016, Hansamu memiliki mental baja kala dipercaya tampil Alfred Riedl. Sejak tampil melawan Vietnam, pertahanan Indonesia solid dengan keberadaannya di jantung pertahanan.

Baru berusia 21 tahun, bek Barito Putera bisa jadi palang pintu masa depan Indonesia. Hansamu tenang dalam bermain dan pintar membaca perlawanan lawan.

4. Bek Tengah: Tanaboon Kesarat

SEAGAMES-2015-SIN-FBL

Thailand hanya kebobolan empat gol di AFF Suzuki Cup 2016 dan semua gol terjadi saat melawan Timnas Indonesia. Duet jantung pertahanan muda Thailand, yang dikawal Tanaboon Kesarat dan Adison Promrak menjadi kuncinya.

Kesarat terutamanya, ia mendapat julukan Thai Busquets karena gaya mainnya yang tenang dan dapat membaca permainan lawan, laiknya Sergio Busquets di Barcelona.

5. Bek Kanan: Tristan Do

Thailand v Australia - 2018 FIFA World Cup Qualifier

Memiliki darah Prancis dan pernah bermain di Lorient, Tristan punya permainan teknik yang bagus didikan sepak bola Eropa. Usianya baru berumur 23 tahun, dan Tristan memiliki banyak hal yang dapat dikembangkan untuk masa depan.

Tristan disiplin dalam menjalankan taktik pelatih, bertahan dan tahu kapan harus menyerang. Selain bek kanan, ia juga dapat menjadi bek sayap kanan dan penyerang sayap kanan.

6. Gelandang Jangkar: Manahati Lestusen

FBL-AFF-VIE-INA

Pemain serba bisa yang bermain di PS TNI merupakan aset Tim Merah Putih. Manahati dapat bermain sebagai bek tengah, bek kanan, dan posisi terbaiknya, adalah gelandang tengah.

Sebagai pemain yang bertugas merusak ritme bermain lawan, Manahati taktis dalam membaca permainan lawan dan tidak ceroboh ketika melakukan tekel.

7. Gelandang Jangkar: Luong Xuan Truong

FBL-VIE-NKOREA-FRIENDLY

Jika sudah ada satu gelandang dengan tipe ‘perusak’ di pivot atau gelandang jangkar, maka Xuan Truong akan melengkapi puzzle di lini tengah.Pemain Incheon United baru berusia 21 tahun, namun dapat mengatur tempo dan penguasaan bola di lini tengah. 

Gaya main Xuan Truong seperti halnya Michael Carrick di Manchester United, yang mengalirkan bola dengan visi bermainnya.

8. Penyerang Sayap Kiri: Aung Thu

FBL-ASIA-SUZUKI-MYA-MAS

Myanmar sukses lolos ke semifinal AFF Suzuki Cup 2016, tak lepas dari peran bomber berusia 20 tahun Yadanarbon FC. Aung Thu seorang penyerang, namun kerap bergerak di sisi kanan pertahanan lawan.

Jika dimainkan sebagai penyerang sayap kiri, ia bisa melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan ke gawang lawan. Aung thu merupakan mutiara di sepak bola Myanmar.

9. Gelandang Serang: Chanathip Songkrasin

FBL-WC-2018-THA-AUS

Messi Jay, itulah julukan yang diberikan media kepada gelandang serang berusia 22 tahun Timnas Thailand. Chanathip bertubuh mungil, namun lincah saat mendribel bola dan mampu menahan bola dengan baik.

Ia menjadi motor serangan Gajah Perang Thailand di AFF Suzuki Cup 2016, baik itu saat melewati lawan atau saat mengoper bola dengan visi bermainnya.

10. Winger Kanan: Nguyen Van Toan

FBL-AFF-VIE-INA

Satu lagi talenta dari sepak bola Vietnam, dia adalah pemain berusia 20 tahun Hoang Anh Gia Lai. Van Toan memiliki kecepatan dalam permainannya untuk melewati lini belakang lawang.

Van Toan merupakan seorang penyerang yang diprediksi menjadi suksesor Le Cong Vinh, namun ia juga dapat bermain melebar, melakukan tusukan dari sisi sayap.

11. striker: Chan Vathanaka

FBL-ASIA-WC-2018-SIN-CAM

Timnas Kamboja mungkin hanya jadi tim penghibur yang numpang lewat di penyisihan grup B. Namun satu nama bersinar di tim itu, yakni Chan Vathanaka.

Baru berusia 22 tahun, pemain Boeung Ket Angkor sudah menjadi kapten tim dan menonjol dengan dua golnya ke gawang Malaysia. Vathanaka cepat dalam berakselerasi, tajam, dan aktif terlibat dalam serangan yang dibangun Kamboja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *