Inilah Alasan Antonio Conte Mengganti Formasi di Chelsea

​Hasil yang kurang maksimal diraih oleh Chelsea kala sang pelatih Antonio Conte, masih menerapkan formasi 4-2-4 membuat Conte mulai berpikir untuk mencari alternatif formasi lain, terlebih ketika Chelsea mengalami dua kekalahan beruntun dari Liverpool dan Arsenal semakin membuat sang pelatih ingin mencari formula yang tepat untuk Chelsea.

Sejak kekalahan atas Arsenal, pelatih asal Italia pun mulai merubah formasi dari 4-2-4 menjadi 3-4-3 dan hasilnya terbukti efektif dari lima pertandingan terakhir di kompetisi domestik Chelsea berhasil mencatatkan cleansheet dan berhasil membuat 16 gol ke gawang lawan.

Conte pun menjelaskan alasan dirinya mengganti formasi di Chelsea. Eks pelatih Juventus ini sebelumnya memiliki kekhawatiran terhadap skuat Chelsea khususnya di lini pertahanan yang rentan kemasukan gol.


“Saya khawatir karena kami kebobolan banyak gol di setiap pertandingan dan terlalu seringnya lini pertahanan kami di serang barisan penyerang lawan. Maka dari itu saya mengambil tindakan untuk merubah formasi itu,” ujar Conte seperti dilansir Daily Express.

Biasanya ketika Anda mengalami kekalahan, penting untuk memiliki ide yang bagus untuk memperbaiki tim dan menjelaskan mengapa Anda bisa mengalami kekalahan,” Lanjut Conte.

Chelsea v Everton - Premier League

Pelatih berusia 47 tahun ini pun mengatakan bahwa dirinya telah melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para pemainnya sampai pada akhirnya formasi 3-4-3 benar-benar menjadi formasi tetap untuk skuat Chelsea.

“Kemudian saya berpikir dan berdiskusi bersama para pemain kami untuk menemukan cara untuk mengubah situasi ini. Dalam pikiran saya, saya ingin bermain dengan formasi 4-2-4 karena Anda memiliki pemain sayap yang kuat. Namun saya berubah pikiran di Pra musim ada formasi 4-2-4 dan 3-4-3 karena skuat ini bisa memainkan sistem ini. Saya merubahnya untuk menemukan keseimbangan antara situasi menyerang dan juga bertahan.”